Senin, 02 Februari 2009

PELATIHAN AL QUR'AN METODE TILAWATI DI BANJARBARU

SEBANYAK 79 ustadz/ustadzah dari perwakilan unit TK/TPA se Kalimantan Selatan dan Tengah, Sabtu (24/1) mengikuti pelatihan baca tulis Alqur'an metode Tilawati dengan instruktur Drs. M. Sholeh, trainer dari pesantren Alqur'an Nurul Falah Surabaya. Pelatihan ini dibuka oleh Asisten II Pemkot Banjarbaru Drs. H. Ogi Fajar Nuzuli, M.AP.

Dari Pembukaan acara tilawati


Pelatihan di Komplek Yayasan Al-Hafiizh Jalan A. Yani km 24 Landasan Ulin Timur, Banjarbaru itu mendapatkan teori dan praktek kiat membaca Alqur'an metode Tilawati. peserta juga dilatih tiga trainer cabang Tilawati yakni ustadz Umairah Bakir, ustadzah Gina Isroya Noor, S.Sos dan ustadzah Makromah.

Ketua pelaksana ustadzah Makromah mengatakan, peserta yang ikut pelatihan Tilawati berasal dari utusan unit TK/TPA di beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Selatan plus Kalimantan Tengah, di antaranya Kapuas dan Sampit. Acara ini diikuti 79 orang peserta, dari kota Banjarbaru 41 orang, kabupaten Banjar 11 orang, Banjarmasin 8 orang, Kapuas 7 orang, Sampit 6 orang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan 2 orang, Tanah Laut 2 orang dan Barito Kuala 2 orang.

Dari Pembukaan acara tilawati


Menurut trainer dari Jawa Timur Drs. M. Sholeh, pertama kalinya metode Tilawati diciptakan oleh tim (beranggotakan K.H. Masrur Masyhud, Drs. H.M. Thohir Al Aly, M.Ag, Drs. H. Hasan Sadzili dan Drs. H. Ali Muaffa) yang merumuskan buku panduan Tilawati dari jilid 1 s/d 6.

Dari Pembukaan acara tilawati


"Untuk di luar Jawa, Kalimantan Selatan baru kali ini menggelar pelatihan, sementara di Jawa Timur tercatat 27 kabupaten/kota telah menerapkan metode ini di masing-masing TK/TPA binaannya," tukas M. Sholeh.

Metode Tilawati memuat kiat belajar baca tulis Alqur'an dengan metode membaca dan menyimak "baca simak" dengan sangat praktis, mudah dipahami dan waktu belajar akan fokus dan tidak membosankan.

Dengan sistem pembelajaran klasikal, santri akan diperkenalkan membaca Alqur'an dengan "berlagu" yakni lagu rosy, dimana santri mengucapkan huruf dan kalimat mempergunakan lagu sesuai panjang pendeknya menurut ketentuan tajwidnya.

Ahmad Zayad, peserta dari perwakilan unit 003 TPA Al-Kautsar, Mentangai, Kapuas, Kalteng, mengatakan bersyukur dan senang bisa menimba ilmu lewat pelatihan Tilawati yang menjadi agenda pertama bagi pengurus Tilawati cabang Al-Muwahid Banjarbaru.


Minggu, 01 Februari 2009

METODE PENGAJARAN AL QUR'AN TILAWATI

Tilawati adalah merupakan salah satu di antara metode pengajaran Al Qur'an. Tilawati menawarkan suatu sistem pembelajaran Al Qur'an yang yang mudah, efektif dan efesien demi mencapai kualitas bacaan, pemahamanan dan implementasi Al Qur'an. Titik berat pendidikan tidak hanya pada santri melalui munaqasah tapi juga pada guru/ustadz dan ustadzah dibina. Metode Tilawati menggabungkan metode pengajaran secara klasikal dan privat secara seimbang sehingga pengelolaan kelas lebih efektif. Ustadz atau ustadzah dapat mengajari santri 15-20 orang tanpa mengurangi kualitas. Waktu pendidikan anak menjadi lebih singkat dengan kualitas yang diharapkan/standar. Sehingga kelas TQA dapat dicapai anak mencapai kelas 6 dan drop out dari TPA.

Taman Pendidikan Al Quran telah membuktikan efektifitas dan kemudahan pembelajaran Al Quran metode Tilawati menuju bacaan tartil. Ada beberapa hal yang menyebabkan mereka menggunakan Tilawati :
  1. Buku Tilawati disusun oleh para aktifis pengerak pendidikan Al Quran di Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) dan sekolah formal di Indonesia
  2. Buku Tilawati diajar dengan menggunakan standart lagu rost dari jilid 1 s.d. jilid 6 dan menggunakan lagu nahawan untuk pengembangan.
  3. Buku Tilawati dilengkapi media pembelajaran lainnya yaitu peraga, kaset lagu rost, dan vidio teknik pembelajaran.
  4. Buku menerapkan strategi pembelajaran klasikal dan individual secara seimbang dan proporsinal sehingga:
  • Proses belajar mengajar menjadi efektif dan efisien
  • Pembelajaan menjadi mudah dan menyenangkan
  • Pengelolaan santri menjadi lebih tertib.
  • Target pembelajaran menjadi lebih mudah terpenuhi
Salah satu keistimewaan metode Tilawati adalah adanya standarisasi guru, standarisasi strategi pengajaran dan standarisasi munaqasah.

Media belajar Tilawati dilengkapi dengan berbagai media belajar untuk menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Media belajar tersebut meliputi:
  1. Buku Tilawati Jilid 1 s.d. jilid 6
  2. Buku Tilawati edisi Dewasa/Orang Tua
  3. Peraga Tilawati jilid 1 s.d. jilid 5
  4. Kaset Lagu Rost Tilawati Jilid 1 s.d. jilid 5
  5. MP3 Lagu Rost Tilawati Jilid 1 s.d. jilid 5
  6. VCD Pembelajaran Tilawati.
Adapun cabang-cabang Tilawati sebagai berikut:
  1. Tulungagung
  2. Jakarta
  3. Bojonegoro
  4. Bondowoso
  5. Batu
  6. Gresik
  7. Jember
  8. Kalimantan Selatan (Banjarbaru)
  9. Malang
  10. Mojokerto
  11. Pamekasan
  12. Kalimantan Barat (Pontianak)
  13. Probolinggo
  14. Rembang
  15. Sidoarjo
  16. Situbondo
  17. Surabaya
  18. Tuban
Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat pada slide berikut ini.